“ARTIFICIAL INTELLIGENCE”, film ini menceritakan tentang sebuah kemajuan teknologi di masanya. Dimana perusahaan bernama CYBERTRONICS yang dipimpin oleh Prof. Allen Hobby, ingin menciptakan sebuah MECCA (robot pecinta) yang memiliki kecerdasan buatan didalamnya. Tetapi tidak seperti mecca yang sudah banyak ia buat sebelumnya. Robot tersebut diciptakan dalam sosok anak kecil yang memiliki rasa cinta dan kasih sayang seperti anak-anak yang lainnya (bukan robot) kepada kedua orangtuanya. Ia ingin membuat sebuah program dimana robot tersebut akan mempunyai motivasi, impian, dan intuisi.
Henry dan Monica memiliki seorang anak (Martin) yang sedang sakit keras memutuskan untuk membeli mecca dari perusahaan cybertronics. David. Itulah nama dari mecca yang mereka miliki saat itu. Awalnya Monica tidak terima jika anaknya digantikan oleh sebuah robot, akan tetapi akhirnya ia dapat menerima hal itu. Setelah memasukkan password agar David dapat memiliki perasaan cinta dan kasih sayang, Monica pun menyayangi David seperti anaknya sendiri. Monica memberi David seorang teman, yaitu Teddy. Ia juga robot, namun ia tidak mau disebut mainan super.
Hal lain pun terjadi, Martin sembuh dari sakitnya setelah lama terbaring. Ia merasa cemburu dengan hadirnya David. Hingga akhirnya ia mempengaruhi David untuk melakukan sesuatu yang buruk. Tentu saja David tidak bersedia melakukannya, karena ia sangat menyayangi Monica dan tidak ingin menyakitinya. Kejadian demi kejadian terjadi dalam rumah mereka. Hingga akhirnya Henry memutuskan untuk mengembalikan David kepada perusahaan yang menciptakannya. Monica tidak semudah itu dapat melakukan permintaan suaminya. Karena ia tahu jika David dikembalikan kesana, maka ia akan dihancurkan. Maka ia meninggalkan David disebuah hutan. Monica berpesan kepadanya agar tidak sampai ke Flesh Fairs.






