SURAT
LAPORAN
Definisi PI
- Pengajuan judul PI
- Pengajuan proposal PI
- Seminar proposal PI
- Penelitian
- Setelah penulisan dianggap sempurna oleh Pembimbing I dan Pembimbing II, mahasiswa diuji hasil tulisan dari penelitian karya ilmiahnya tersebut.
Karakteristik PI
- Merupakan karya ilmiah sehingga harus dihasilkan melalui metode ilmiah.
- Merupakan laporan tertulis dari hasil penelitian pada salah satu aspek kehidupan masyarakat atau organisasi (untuk ilmu sosial). Hasil penelitian ini dikaji dengan merujuk pada suatu fenomena, teori atau hasil-hasil penelitian yang relevan yang pernah dilaksanakan sebelumnya.
- Mempunyai manfaat teoritis atau praktis.
- Sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan.
- Menggunakan bahasa Indonesia yang baku, baik dan benar menurut Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).
Kerangka Penulisan Ilmiah
Bab 1 Pendahuluan
Secara garis besar, bagian pendahuluan berisi seperti berikut:
a. Latar belakang
Isinya hampir sama dengan yang tercantum pada proposal penelitian skripsi, dengan tambahan-tambahan sebagai perluasan. Jadi, bagian ini juga berisi perumusan masalah, keaslian penelitian, dan manfaat yang diharapkan.
b. Tujuan penelitian
Pada prinsipnya sama seperti yang disajikan pada proposal penelitian.
Untuk keseragaman, isi bagian ini perlu disusun dengan struktur seperti berikut:
1.1 Latar Belakang
1.2 Perumusan Masalah
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Manfaat Penelitian
1.5 Pertanyaan Penelitian/Definisi Operasional
1.6 Sistematika Penulisan
Bab 2 Tinjauan Pustaka
Pada prinsipnya sama seperti yang dicantumkan dalam proposal penelitian namun lebih dikembangkan lagi sehingga dukungan teori, prinsip, dan landasan ilmiahnya lebih kuat lagi. Jika perlu Hiposkripsi dapat ditempatkan pada bab 2 ini.
Bab 3 Metodologi Penelitian
Menjabarkan tentang teknis pelaksanaan penelitian mulai dari alat dan bahan penelitian, disain penelitian, dan proses yang terjadi. Struktur pada bab ini adalah seperti berikut:
3.1 Alat dan Bahan Penelitian
3.2 Desain Penelitian
3.3 Instrumen Penelitian
3.4 Implementasi
Ketiga bagian yang pertama pada prinsipnya sama seperti pada proposal skripsi. Adapun yang terakhir (kesulitan-kesulitan) dimaksudkan agar para peneliti yang hendak melakukan penelitian sejenis terhindarkan dari hal-halyang tidak menyenangkan yang pernah terjadi. Contoh kesulitan adalah kesulitan dalam mengintegrasikan dua atau lebih perangkat lunak dalam satu paket. Kesulitan yang bersifat subyektif seperti minimnya ketersediaan waktu penelitian atau kesulitan dalam pemrograman tidak boleh dimasukkan.
Bab 4 Hasil Penelitian dan Pembahasan
Menjabarkan hasil penelitian yang telah dilakukan beserta analisisnya. Secara garis besar, isi bab ini adalah seperti berikut:
4.1 Hasil Penelitian
Bagian ini berisi uraian rinci tentang hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan. Deskripsi hasil penelitian dapat diwujudkan dalam bentuk daftar, grafik, atau bentuk-bentuk lain yang representatif. Hasil penelitian perlu disampaikan sejelas mungkin. Dengan demikian,bagian ini tidak hanya berisi deskripsi kuantitatif saja (gambar, diagram, dan sebagainya), tapi juga uraian kualitatif yang menjelaskan tentang temuan-temuan tersebut. Jika ada lebih dari satu temuan, maka perlu ada suatudeskripsi logis yang menghubungkan satu temuan dengan lainnya, untuk membentuk sebuah hasil yang utuh. Prinsip di atas juga berlaku untuk penelitian pengembangan. Pada bagian ini dapat disampaikan implementasi dari sistem yang dibangun. Deskripsi dapat dimulai dengan penjelasan tentang produk pengembangan secara umum (tinjauan morfologis), kemudian diikuti dengan penjelasan tiap-tiap aspek yang relevan. Sebagai contoh, dalam pengembangan sistem informasi, deskripsi tentang “sistem” mengawali uraian yang lebih rinci tentang struktur basis data, jaringan komputer, arsitektur program, dan detil-detil proses pengolahan data. Bila cakupan hasil penelitian cukup luas, maka bagian ini dapat dipecah menjadi subbab-subbab yang lebih kecil.
4.2 Pembahasan
Pada dasarnya bagian ini berisi analisis tentang bagaimana hasil penelitian dapat menjawab pertanyaan yang melatarbelakangi penelitian ini. Bagian ini memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menjelaskan hasil-hasil penelitian, dan jika diperlukan peneliti dapat memberikan penekanan-penekanan (stressing) pada aspek-aspek yang dianggap penting dalam konteks pertanyaan yang dihadapi oleh penelitian ini. Dalam proses pengumpulan hasil penelitian (atau selama proses pengembangan sistem), biasanya peneliti akan memperoleh ide-ide baru yangberhubungan dengan hasil penelitian (atau aspek-aspek pengembangan). Ide-ide ini yang kemudian perlu dirangkai dan diuraikan keterkaitannya dengan hasil penelitian yang diperoleh. Diskusi seputar relevansi, kegunaan, dan keterbatasan penelitian inilah yang menyusun bagian Pembahasan.
Bab 5 Kesimpulan dan Saran
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkandari hasil penelitian dan pembahasan. Butir-butir kesimpulan betul-betulmuncul dari penelitian yang dilakukan, bukan berupa pernyataan yang bersifat generik.
5.2 Saran
Saran dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan peneliti. Saran juga harus secara langsung terkait dengan penelitian yang dilakukan. Tujuan dari saran adalah memberikan arahan kepada peneliti sejenis yang ingin mengembangkan penelitian lebih lanjut. Khusus untuk penelitian yang ditujukan untuk menganalisa suatu institusi, saran dapat berupa rekomendasi terhadap perusahaan.
Reff :
http://www.scribd.com/doc/78103795/16/Kerangka-Skripsi
Penalaran Induksi, dan Deduksi
Contoh :
Resensi buku "The Da Vinci Code"
Tips menghindari pencurian pulsa
untuk article yang satu ini saya tidak ingin membahasnya dalam wacana yang panjang dan melebar.
Tips untuk menghindari pencurian pulsa hendaknya menghindari semua sponsor program, iklan atau apa pun yang mengharuskan anda mengetik "REG" dan mengirimkannya pada sebuah nomor operator yang tertera. jika itu sudah terlanjur terlaksana, maka hendaknya anda menghubungi operator selular yang anda gunakan dan mintalah bantuan Customer Service untuk meng-handle keluhan anda.
Etika Fotografi
Menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dalam era yang serba modern saat ini, tentu banyak hobi dan bakat-bakat baru yang terlahir dari pemuda-pemudi berprestasi. entah itu hanya sebuah kesenangan belaka atau memang menjadi sumber penghidupan mereka, itu akan menjadi pilihan masing-masing individu. Yang kita tahu, dalam semua hobi atau bakat yang kita tekuni tentu akan ada etika tersendiri yang membatasi sikap, mana yang harus dan jangan dilakukan. seperti halnya dalam Wushu, para peminat wushu akan dilatih bagaimana cara mengendalikan amarah, tujuannya untuk menyempurnakan etika dan tidak menggunakan wushu sembarangan, untuk melakukan pengroyokan misalnya.
- Bagi yang hobi fotografi hendaknya memperhatikan izin dalam mengambil suatu gambar, jika di sini (Indonesia) mungkin akan biasa saja jika kita mengambil foto-foto anak jalanan untuk di jadikan wacana dalam sebuah artikel. tapi tidak di semua tempat dapat melakukan hal serupa, jadi izin dalam pemotretan objek itu penting.
- hendaknya memperhatikan objek apa yang kita potret. mendokumentasikan objek kecelakaan misalnya, dengan hasil seperti apa mengerikannya korban akibat tabrak lari, dan lain sebagainya. pernahkah sang fotografer memikirkan, layakkah foto itu di publiksikan? apa dampaknya jika foto tersebut beredar di publik? ini juga harap jadi perhatian.
- seorang fotografer hendaknya merawat serta menjaga kamera kesayangan mereka dari debu-debu membandel yang akan mengurangi optional kerja dari sebuah kamera jika terdapat banyak kotoran yang menempel pada kamera, bisa dengan membersihkannya rutin satu minggu sekali, atau menghindari tempat berdebu dengan selalu membungkus kamera pada casenya setelah atau jika dalam keadaan iddle.
"Royal Wedding" di "Keraton Yogyakarta"
Pernikahan putri bungsu Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara dan Achmad Ubaidillah atau Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara ini menjadi sorotan banyak orang. pernikahan megah yang di gelar dalam keraton Yogyakarta ini dikemas sangat apik, sehingga memikat banyak mata yang akan merasa amat merugi jika melewatkan moment sakral tersebut. Seperti pernikahan lainnya, Royal Wedding Keraton Yogyakarta ini pun memiliki keunikannya sendiri, mulai dari prosesi akad sampai perayaan pernikahan yang amat indah nan gemerlap, namun tetap mempertahankan adat istiadat yang ada.
berikut saya tuliskan beberapa keunikan dalam Royal Wedding Keraton Yogyakarta ini:
- Calon mempelai wanita yaitu Gusti Kanjeng Ratu Bendara mengaku pernikahannya sengaja dibuat 16-18 Oktober 2011. Tanggal tersebut dipilih sesuai perhitungan Jawa dan dianggap hari baik. Tanggal itu juga memadukan hari ulang tahun GKR Bendara dan calon suaminya, Achmad Ubaidilah.
- Kraton Wedding ini akan berlangsung selama empat hari empat malam, di mulai sejak 16 Oktober hingga 19 Oktober 2011 yang resepsi pernikahannya akan digelar di di Kepatihan, tempat tinggal Patih Danurejo yang kini sudah berubah fungsi menjadi Kompleks Kantor Gubernur Provinsi DIY.
- Dalam prosesi pertama Kraton Wedding, kedua calon mempelai nyantri di Masjid Panepen yang terletak di dalam kompleks Kraton Yogya. Prosesi tersebut disebut Mujahadah. Dalam prosesi tersebut, Mas Ubay dan Jeng Reni (sapaan akrab calon mempelai) akan menempa batin dengan agama serta mendapat wejangan seputar agama.
- Dalam acara kirab pengantin, kedua mempelai akan menaiki kereta pusaka yang dikenal dengan Kereta Kyai Jongwiyat. Kereta ini beratap terbuka dan beroda empat. Kereta Kyai Jongwiyat adalah peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan saat ini disimpan di Museum Kereta di Jl Rotowijayan, Yogyakarta.
- Dalam siraman yang berlangsung Senin (17/10/2011) di Sekarkedhaton, wanita yang hadir harus memakai kebaya tangkeban tanpa plisir dan sanggul tekut. Aturan tersebut harus dipenuhi.
- Sesuai adat istiadat keraton, sebelum menikah kedua mempelai mendapat gelar dan nama baru dari Sultan. Putri Sultan yang awalnya bernama Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurastuti Wijareni (25) mendapat gelar baru GKR Bendara, sedangkan Achmad Ubaidilah (30) mendapat gelar dan nama baru Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara.
- 18 perias dilibatkan dalam Kraton Wedding. 18 perias tersebut terdiri dari 14 perias wanita dan empat perias laki-laki. Tienuk Riefki, perias pengantin tradisional langganan selebriti kembali dipercaya pihak Keraton Yogyakarta merias kedua calon mempelai.
- Sekitar 200 angkringan gratis akan disajikan di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta pada 18 Oktober mendatang. Angkringan tersebut disediakan oleh warga Yogyakarta sebagai wujud rasa bahagia dari rakyat untuk keraton yang sedang menggelar pesta pernikahan.
Dalam acara pernikahan yang indah nan megah ini, saya pribadi tercegang, seraya mendoakan agar pernikahan mereka diberkati Tuhan, sehingga akan tetap kokoh meski banyak duri dan aral rintangan..
Pemkot Depok akan bangun Cyber City
Menurut desas-desus yang ada dana Rp 7 miliar tidak termasuk pembelian peralatan, karena untuk pembelian peralatan dibutuhkan dana yang juga besar. Meski begitu ada tenaga ahli yang didatangkan dari Universitas Gunadarma dan Universitas Indonesia. Mereka akan mengamankan data dan jaringan juga memberikan pelatihan. Dijelaskan, gedung cyber tersebut diperuntukkan bagi sejumlah komunitas. Di antaranya blogger, mekanik, dan sastra. Gedung itu dapat digunakan untuk memberikan pelatihan tentang program aplikasi telepon dan program lainnya.
Kelak para pelajar SD hingga SMA pun dapat memanfaatkan gedung itu dengan membuat program. Dengan internet sehat para pelajar dapat memanfaatkan internet untuk kegiatan positif. Ini juga bagian dari program kota layak anak. Setiap kelurahan akan dipasang peralatan hot spot. Masyarakat di sekitar kelurahan dapat mengases internet gratis melalui wifi. Sudah pasti tidak dapat mengakses situs porno.
Sementara itu, Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok, Reni Siti Nuraini, menjelaskan, ada 14 industri kreatif yang mendapatkan dukungan untuk berkembang. Di antaranya adalah jasa dan telekomunikasi, kuliner serta industri rumah tangga. Industri kreatif akan mendapatkan tempat di ruang terbuka atau ruang publik. Untuk e-commerce sudah disosialisasikan pada tahun ini, sehingga industri kreatif digital bisa berkembang.
Selain, sosailisasi industri kreatif digital, pihak terkait juga telah memberikan pelatihan kepada pelaku industri kreatif. Contohnya, cetak batik secara digital dan memodifikasi mobil dan motor dengan komputerisasi serta percetakan. Mereka memberikan pelatihan itu kepada lulusan SMK. Calon-calon montir diberikan pelatihan dengan harapan mereka bisa membuka usaha.
Penyebab kecelakaan pesawat CASA 212NBA
Perkembangan termutakhir tekhnologi “iPhone 4s”
Jika kemarin dikabarkan pre-order iPhone 4S di AT&T mencapai angka 200.000 maka laporan terbaru meyebutkan angka yang lebih fantastis. Dalam 24 jam setelah rilis, angka pre-order iPhone 4S di seluruh Amerika mencapai 1 juta unit. Kabar baik lainnya, sejumlah pemesan iPhone 4S melalui carrier AT&T dan Sprint mengatakan pesanan mereka telah dikirim dan akan sampai sebelum tanggal 14 Oktober saat iPhone 4S rilis resmi secara global.
iPhone 4S merupakan versi upgrade dari iPhone 4 yang rilis tahun lalu. iPhone 4S memiliki desain yang sama dengan iPhone 4 namun didukung dengan prosesor bekecapatan lebih tinggi, kamera 8MP dan virtual assistant Siri.
Perseteruan antara KPK dan DPR
“Sesuai UU MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD) pasal 72-73, DPR berhak memanggil siapapun dalam rangka menjalankan tugas dan kewenangannya. Kalau terus menolak hadir, sanksinya jelas, DPR bisa menyandera pimpinan KPK,” kata Marzuki di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat 30 September 2011.
Rapat konsultasi antara DPR dan insitusi penegak hukum, yaitu Polri, Kejaksaan dan KPK, sedianya digelar pada Rabu kemarin, 27 September 2011, namun rapat ternyata batal karena pihak KPK, Kejaksaan, dan Polri tidak dapat hadir. Alasannya, undangan dari DPR dibuat terlalu mendadak. Rapat akhirnya dijadwalkan ulang sehari sesudahnya, Kamis. Namun, Kamis kemarin, KPK lagi-lagi tak menghadiri undangan DPR, meski Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basrief Arief hadir.
Aku dan Masa Depanku
Peran Sistem Informasi dalam Perekonomian Indonesia
Kekerasan di Kalangan Remaja
Kebijakan Pemerintah Untuk Kasus Lapindo (Sidoarjo)







