Powered by Blogger.

RSS
Showing posts with label Tugas 3KA05. Show all posts
Showing posts with label Tugas 3KA05. Show all posts

SURAT

Pengertian Surat Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, dibutuhkan perangko dan amplop sebagai alat ganti bayar jasa pengiriman. Semakin jauh tujuan pengiriman surat maka nilai yang tercantum di perangko harus semakin besar juga.

Fungsi Surat Sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja. Fungsi utama surat adalah sebagai sarana berkomunikasi secara tidak langsung dalam bentuk tertulis yang mudah dilakukan baik dari jarak jauh maupun jarak dekat, dengan biaya mudah. Dibandingkan dengan media lisan, penyampaian berita melalui surat lebih mudah karena isi surat dapat dikoreksi atau diteliti kembali sebelum surat itu disampaikan kepada alamat yang dituju.

Jenis Surat Surat secara umum digolongkan menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat dinas, dan surat niaga apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya. Sedangkan apabila digolongkan berdasarkan berdasarkan pemakaiannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat dinas. Surat pribadi Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa korespondensi antara sesama teman atau keluarga.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

LAPORAN


PENGERTIAN LAPORAN

Laporan merupakan hal yang sangat vital  dalam kehidupan sehari-hari. Pengertian laporan sendiri adalah suatu bentuk penyampaian berita,keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun tulisan dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang ( authority ) dan tanggung jawab ( responsibility ) yang ada antara mereka.

DASAR-DASAR LAPORAN

Laporan didasarkan pada aturan-aturan akuntansi dan harus memberikan informasi historis, kuantitatif dasar yang merupakan sekumpulan input yang penting yang digunakan dalam menghitung nilai-nilai ekonomis.

SISTEMATIKA LAPORAN

Laporan ilmiah dapat berbentuk naskah atau buku karena berisi hal-hal yang terperinci berkaitan dengan data-data yang akurat dan lengkap. Laporan ilmiah atau laporan formal terdiri atas: 
   1.bagian awal, terdiri atas:
     a.halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penuli, intansi asal, dan tahun.
     b. halaman pengesahan (jika perlu)
     c. halaman motto/semboyan(jika perlu)
     d. halaman persembahan (jika perlu)
     e. prakataf.daftar isig.daftar tableh. daftar grafiki. daftar gambar 
     j.abstrak: uraian singkat tentang isi laporan
   2. bagian isi
     a.bab I pendahuluan berisi tentang
       (1) latar belakang
       (2)identitas masalah
       (3) pembatasan masalah
       (4)rumusan masalah
       (5) tujuan dan manfaat
     b. bab II: kajian pustaka
     c. Bab III:metode
     d. bab IV:pembahasan
     e. bab V: penutup
   3. bagian akhir 
     a. daftar pustaka
     b.daftar lampiran
     c. indeks : daftar istilah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Definisi PI

PI adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana D3 yang membahas suatu permasalahan/ fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Skripsi adalah laporan tertulis hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dengan bimbingan Dosen Pembimbing Skripsi untuk dipertahankan dihadapan Penguji Skripsi sebagai syarat untuk memperoleh derajat Sarjana Skripsi merupakan karya tulis ilmiah berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang mahasiswa sebagai tugas akhir untuk memperoleh gelar sarjana. Berdasarkan definisi awam yang dirumuskan skripsi mengandung komponen pengertian berikut : Karya tulis, Ilmiah, Hasil Penelitian, Dilakukanoleh mahasiswa, Berkualifikasi sarjana (Rahyono Fx,2010:23).

PI bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah thesis untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), Postgraduate (s2), PhD dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergrduate (sarjana S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia Skripsi untuk jenjang S1, Tesis untuk jenjang (S2) dan Disertasi untuk jenjang (S3).
Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Kedua pembimbing tersebut disebut dengan istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.

Proses penulisan skripsi ditentukan oleh setiap perguruan tinggi, penulisan skripsi atau Judul PI pada umumnya tidak jauh berbeda dengan perguruan tinggi yang lainnya.
Proses dari penyusun skripsi adalah sebagai berikut:

  • Pengajuan judul PI
  • Pengajuan proposal PI
  • Seminar proposal PI
  • Penelitian
  • Setelah penulisan dianggap sempurna oleh Pembimbing I dan Pembimbing II, mahasiswa diuji hasil tulisan dari penelitian karya ilmiahnya tersebut.

 

Karakteristik PI

  1. Merupakan karya ilmiah sehingga harus dihasilkan melalui metode ilmiah.
  2. Merupakan laporan tertulis dari hasil penelitian pada salah satu aspek kehidupan masyarakat atau organisasi (untuk ilmu sosial). Hasil penelitian ini dikaji dengan merujuk pada suatu fenomena, teori atau hasil-hasil penelitian yang relevan yang pernah dilaksanakan sebelumnya.
  3. Mempunyai manfaat teoritis atau praktis.
  4. Sesuai dengan  kaidah-kaidah keilmuan.
  5. Menggunakan bahasa Indonesia yang baku, baik dan benar menurut Ejaan  Yang Disempurnakan (EYD).



Referensi :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kerangka Penulisan Ilmiah

Bagian Utama mengandung 5 (lima) buah bab, yang secara berturutan berisi tentang pendahuluan, tinjauan pustaka, cara penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan dan saran, dan ringkasan.

Bab 1   Pendahuluan

Secara garis besar, bagian pendahuluan berisi seperti berikut:

a. Latar belakang
Isinya hampir sama dengan yang tercantum pada proposal penelitian skripsi, dengan tambahan-tambahan sebagai perluasan. Jadi, bagian ini juga berisi perumusan masalah, keaslian penelitian, dan manfaat yang diharapkan.

b. Tujuan penelitian
Pada prinsipnya sama seperti yang disajikan pada proposal penelitian.
Untuk keseragaman, isi bagian ini perlu disusun dengan struktur seperti berikut:
1.1     Latar Belakang
1.2     Perumusan Masalah
1.3     Tujuan Penelitian
1.4     Manfaat Penelitian
1.5     Pertanyaan Penelitian/Definisi Operasional
1.6     Sistematika Penulisan


Bab 2     Tinjauan Pustaka

Pada prinsipnya sama seperti yang dicantumkan dalam proposal penelitian namun lebih dikembangkan lagi sehingga dukungan teori, prinsip, dan landasan ilmiahnya lebih kuat lagi. Jika perlu Hiposkripsi dapat ditempatkan pada bab 2 ini.

Bab 3   Metodologi Penelitian

Menjabarkan tentang teknis pelaksanaan penelitian mulai dari alat dan bahan penelitian, disain penelitian, dan proses yang terjadi. Struktur pada bab ini adalah seperti berikut:
3.1     Alat dan Bahan Penelitian
3.2     Desain Penelitian
3.3     Instrumen Penelitian
3.4     Implementasi
Ketiga bagian yang pertama pada prinsipnya sama seperti pada proposal skripsi. Adapun yang terakhir (kesulitan-kesulitan) dimaksudkan agar para peneliti yang hendak melakukan penelitian sejenis terhindarkan dari hal-halyang tidak menyenangkan yang pernah terjadi. Contoh kesulitan adalah kesulitan dalam mengintegrasikan dua atau lebih perangkat lunak dalam satu paket. Kesulitan yang bersifat subyektif seperti minimnya ketersediaan waktu penelitian atau kesulitan dalam pemrograman tidak boleh dimasukkan.


Bab 4   Hasil Penelitian dan Pembahasan

Menjabarkan hasil penelitian yang telah dilakukan beserta analisisnya. Secara garis besar, isi bab ini adalah seperti berikut:

4.1     Hasil Penelitian
Bagian ini berisi uraian rinci tentang hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan. Deskripsi hasil penelitian dapat diwujudkan dalam bentuk daftar, grafik, atau bentuk-bentuk lain yang representatif. Hasil penelitian perlu disampaikan sejelas mungkin. Dengan demikian,bagian ini tidak hanya berisi deskripsi kuantitatif saja (gambar, diagram, dan sebagainya), tapi juga uraian kualitatif yang menjelaskan tentang temuan-temuan tersebut. Jika ada lebih dari satu temuan, maka perlu ada suatudeskripsi logis yang menghubungkan satu temuan dengan lainnya, untuk membentuk sebuah hasil yang utuh. Prinsip di atas juga berlaku untuk penelitian pengembangan. Pada bagian ini dapat disampaikan implementasi dari sistem yang dibangun. Deskripsi dapat dimulai dengan penjelasan tentang produk pengembangan secara umum (tinjauan morfologis), kemudian diikuti dengan penjelasan tiap-tiap aspek yang relevan. Sebagai contoh, dalam pengembangan sistem informasi, deskripsi tentang “sistem” mengawali uraian yang lebih rinci tentang struktur basis data, jaringan komputer, arsitektur program, dan detil-detil proses pengolahan data. Bila cakupan hasil penelitian cukup luas, maka bagian ini dapat dipecah menjadi subbab-subbab yang lebih kecil.

4.2     Pembahasan
Pada dasarnya bagian ini berisi analisis tentang bagaimana hasil penelitian dapat menjawab pertanyaan yang melatarbelakangi penelitian ini. Bagian ini memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menjelaskan hasil-hasil penelitian, dan jika diperlukan peneliti dapat memberikan penekanan-penekanan (stressing) pada aspek-aspek yang dianggap penting dalam konteks pertanyaan yang dihadapi oleh penelitian ini. Dalam proses pengumpulan hasil penelitian (atau selama proses pengembangan sistem), biasanya peneliti akan memperoleh ide-ide baru yangberhubungan dengan hasil penelitian (atau aspek-aspek pengembangan). Ide-ide ini yang kemudian perlu dirangkai dan diuraikan keterkaitannya dengan hasil penelitian yang diperoleh. Diskusi seputar relevansi, kegunaan, dan keterbatasan penelitian inilah yang menyusun bagian Pembahasan.


Bab 5 Kesimpulan dan Saran

5.1     Kesimpulan
Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkandari hasil penelitian dan pembahasan. Butir-butir kesimpulan betul-betulmuncul dari penelitian yang dilakukan, bukan berupa pernyataan yang bersifat generik.

5.2     Saran
Saran dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan peneliti. Saran juga harus secara langsung terkait dengan penelitian yang dilakukan. Tujuan dari saran adalah memberikan arahan kepada peneliti sejenis yang ingin mengembangkan penelitian lebih lanjut. Khusus untuk penelitian yang ditujukan untuk menganalisa suatu institusi, saran dapat berupa rekomendasi terhadap perusahaan.


Reff :

http://www.scribd.com/doc/78103795/16/Kerangka-Skripsi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penalaran Induksi, dan Deduksi




Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.
Penalaran juga merupakan aktivitas pikiran yang abstrak, untuk mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen.
Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis.
Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa proposisi. Bersama – sama dengan terbentuknya pengertian perluasannya akan terbentuk pula proposisi dan dari proposisi akan digunakan sebagai premis bagi penalaran. Atau dapat juga dikatakan untuk menalar dibutuhkan proposisi sedangkan proposisi merupakan hasil dari rangkaian pengertian.
Contoh: Seorang anak yang bercerita tentang apa saja kejadian yang di alaminya seharian selama berada di sekolah.

1. Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah penalaran yang memberlakukan atribut-atribut khusus untuk hal-hal yang bersifat umum (Smart,1972:64). Penalaran ini lebih banyak berpijak pada observasi inderawi atau empiri. Dengan kata lain penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum.(Suriasumantri, 1985:46). Inilah alasan eratnya kaitan antara logika induktif dengan istilah generalisasi.

Contoh :
-Harimau berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan
-Ikan Paus berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan
kesimpulan ---> Semua hewan yang berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan

2. Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif dibidani oleh filosof Yunani Aristoteles merupakan penalaran yang beralur dari pernyataan-pernyataan yang bersifat umum menuju pada penyimpulan yang bersifat khusus. Sang Bagawan Aristoteles (Van Dalen:6) menyatakan bahwa penalaran deduktif adalah, ”A discourse in wich certain things being posited, something else than what is posited necessarily follows from them”. pola penalaran ini dikenal dengan pola silogisme. Pada penalaran deduktif menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.


Corak berpikir deduktif adalah silogisme kategorial, silogisme hipotesis, silogisme alternatif. Dalam penalaran ini tedapat premis, yaitu proposisi tempat menarik kesimpulan. Untuk penarikan kesimpulannya dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Penarikan kesimpulan secara langsung diambil dari satu premis,sedangkan untuk penarikan kesimpulan tidak langsung dari dua premis.
Contoh :
-Laptop adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi
-DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi
kesimpulan ---> semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi

Sumber: 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Resensi buku "The Da Vinci Code"

saya memilih novel ini untuk di jadikan resensi, karena di dalamnya saya menemukan banyak pesan moral kehidupan. yang lebih membuat saya tertarik untuk memilih novel ini, karena saya begitu menyukai sejarah roma, vatikan. lebih tepatnya saya mulai menggilai tiap inch tempat-tempat di sana, indah juga unik menurut saya.


“Sejarah selalu ditulis oleh pemenang.”
“Apalah sejarah itu, kecuali tabel yang disepakati.” (Napoleon Bonafarte)

The Da Vinci Code berkisah tentang seorang pakar simbologi (ahli simbol) Universitas Harvard, Robert Langdon. Saat di Paris dia diharuskan menafsirkan pesan-pesan rahasia aneh yang ditemukan dekat jasad seorang kurator senior Musium Louvre, Jacques Sauniere. Sauniere terbubuh di dalam museum Louvre, tempat di mana dia bekerja sebagai curator. Sebelum ajal, Sauniere sempat membuat pesan-pesan rahasia aneh yang ternyata ditujukan untuk Robert Langdon dan Sophie Neveu.

Bersama Sophie Neveu, seorang kryptolog (pemecah kode) berbakat Prancis, Langdon mengupas lapis demi lapis teka-teki aneh itu dan dihadapkan pada serangkaian petunjuk tersembunyi di balik karya-karya terkenal Leonardo Da vinici. Da Vinci dan Jacques Sauniere memiliki ikatan historis, karena kedua-duanya merupakan anggota sebuah perkumpulan rahasia kuno bernama Biarawan Sion (Prieure de Sion). Biarawan Sion beraliran Pagan (pemuja hukum suci alam dan memuja dewi sebagai pasangan dewa, keharmonisan antara laki-laki dan perempuan), walaupun di jaman yang berbeda. Da Vinci seabagai ketua BS di tahun 1500, dan Sauniere di masa sekarang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips menghindari pencurian pulsa

untuk article yang satu ini saya tidak ingin membahasnya dalam wacana yang panjang dan melebar.
Tips untuk menghindari pencurian pulsa hendaknya menghindari semua sponsor program, iklan atau apa pun yang mengharuskan anda mengetik "REG" dan mengirimkannya pada sebuah nomor operator yang tertera. jika itu sudah terlanjur terlaksana, maka hendaknya anda menghubungi operator selular yang anda gunakan dan mintalah bantuan Customer Service untuk meng-handle keluhan anda.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Etika Fotografi

Menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dalam era yang serba modern saat ini, tentu banyak hobi dan bakat-bakat baru yang terlahir dari pemuda-pemudi berprestasi. entah itu hanya sebuah kesenangan belaka atau memang menjadi sumber penghidupan mereka, itu akan menjadi pilihan masing-masing individu. Yang kita tahu, dalam semua hobi atau bakat yang kita tekuni tentu akan ada etika tersendiri yang membatasi sikap, mana yang harus dan jangan dilakukan. seperti halnya dalam Wushu, para peminat wushu akan dilatih bagaimana cara mengendalikan amarah, tujuannya untuk menyempurnakan etika dan tidak menggunakan wushu sembarangan, untuk melakukan pengroyokan misalnya.

dalam tugas kali ini saya di beri wacana untuk menguak sedikit etika dalam fotografi, berikut saya tuliskan sedikit etika fotografi menurut pandangan saya pribadi.
  1. Bagi yang hobi fotografi hendaknya memperhatikan izin dalam mengambil suatu gambar, jika di sini (Indonesia) mungkin akan biasa saja jika kita mengambil foto-foto anak jalanan untuk di jadikan wacana dalam sebuah artikel. tapi tidak di semua tempat dapat melakukan hal serupa, jadi izin dalam pemotretan objek itu penting.
  2. hendaknya memperhatikan objek apa yang kita potret. mendokumentasikan objek kecelakaan misalnya, dengan hasil seperti apa mengerikannya korban akibat tabrak lari, dan lain sebagainya. pernahkah sang fotografer memikirkan, layakkah foto itu di publiksikan? apa dampaknya jika foto tersebut beredar di publik? ini juga harap jadi perhatian.
  3. seorang fotografer hendaknya merawat serta menjaga kamera kesayangan mereka dari debu-debu membandel yang akan mengurangi optional kerja dari sebuah kamera jika terdapat banyak kotoran yang menempel pada kamera, bisa dengan membersihkannya rutin satu minggu sekali, atau menghindari tempat berdebu dengan selalu membungkus kamera pada casenya setelah atau jika dalam keadaan iddle.

hanya ini yang bisa saya tuliskan, mohon maaf jika ada kesalahan. dan saya akan sangat berterima kasih jika pembaca sudi meninggalkan kritik dan saran.. (:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

"Royal Wedding" di "Keraton Yogyakarta"

Pernikahan putri bungsu Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara dan Achmad Ubaidillah atau Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara ini menjadi sorotan banyak orang. pernikahan megah yang di gelar dalam keraton Yogyakarta ini dikemas sangat apik, sehingga memikat banyak mata yang akan merasa amat merugi jika melewatkan moment sakral tersebut. Seperti pernikahan lainnya, Royal Wedding Keraton Yogyakarta ini pun memiliki keunikannya sendiri, mulai dari prosesi akad sampai perayaan pernikahan yang amat indah nan gemerlap, namun tetap mempertahankan adat istiadat yang ada.
berikut saya tuliskan beberapa keunikan dalam Royal Wedding Keraton Yogyakarta ini:

  1. Calon mempelai wanita yaitu Gusti Kanjeng Ratu Bendara mengaku pernikahannya sengaja dibuat 16-18 Oktober 2011. Tanggal tersebut dipilih sesuai perhitungan Jawa dan dianggap hari baik. Tanggal itu juga memadukan hari ulang tahun GKR Bendara dan calon suaminya, Achmad Ubaidilah.
  2. Kraton Wedding ini akan berlangsung selama empat hari empat malam, di mulai sejak 16 Oktober hingga 19 Oktober 2011 yang resepsi pernikahannya akan digelar di di Kepatihan, tempat tinggal Patih Danurejo yang kini sudah berubah fungsi menjadi Kompleks Kantor Gubernur Provinsi DIY.
  3. Dalam prosesi pertama Kraton Wedding, kedua calon mempelai nyantri di Masjid Panepen yang terletak di dalam kompleks Kraton Yogya. Prosesi tersebut disebut Mujahadah. Dalam prosesi tersebut, Mas Ubay dan Jeng Reni (sapaan akrab calon mempelai) akan menempa batin dengan agama serta mendapat wejangan seputar agama.
  4. Dalam acara kirab pengantin, kedua mempelai akan menaiki kereta pusaka yang dikenal dengan Kereta Kyai Jongwiyat. Kereta ini beratap terbuka dan beroda empat. Kereta Kyai Jongwiyat adalah peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan saat ini disimpan di Museum Kereta di Jl Rotowijayan, Yogyakarta.
  5. Dalam siraman yang berlangsung Senin (17/10/2011) di Sekarkedhaton, wanita yang hadir harus memakai kebaya tangkeban tanpa plisir dan sanggul tekut. Aturan tersebut harus dipenuhi.
  6. Sesuai adat istiadat keraton, sebelum menikah kedua mempelai mendapat gelar dan nama baru dari Sultan. Putri Sultan yang awalnya bernama Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurastuti Wijareni (25) mendapat gelar baru GKR Bendara, sedangkan Achmad Ubaidilah (30) mendapat gelar dan nama baru Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara.
  7. 18 perias dilibatkan dalam Kraton Wedding. 18 perias tersebut terdiri dari 14 perias wanita dan empat perias laki-laki. Tienuk Riefki, perias pengantin tradisional langganan selebriti kembali dipercaya pihak Keraton Yogyakarta merias kedua calon mempelai.
  8. Sekitar 200 angkringan gratis akan disajikan di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta pada 18 Oktober mendatang. Angkringan tersebut disediakan oleh warga Yogyakarta sebagai wujud rasa bahagia dari rakyat untuk keraton yang sedang menggelar pesta pernikahan.


Dalam acara pernikahan yang indah nan megah ini, saya pribadi tercegang, seraya mendoakan agar pernikahan mereka diberkati Tuhan, sehingga akan tetap kokoh meski banyak duri dan aral rintangan..
selamat menempuh hidup baru Kanjeng Sultan dan Kanjeng Ratu. (:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pemkot Depok akan bangun Cyber City


Untuk mewujudkan Depok sebagai Cyber City, Pemkot Depok segera membangun gedung cyber city senilai Rp 7 miliar. Namun bangunan yang dimaksud bukan gedung baru, melainkan membeli gedung yang sudah jadi lalu dibenahi dengan dilengkapi fasilitas sebagai gedung cyber city.


Menurut desas-desus yang ada dana Rp 7 miliar tidak termasuk pembelian peralatan, karena untuk pembelian peralatan dibutuhkan dana yang juga besar. Meski begitu ada tenaga ahli yang didatangkan dari Universitas Gunadarma dan Universitas Indonesia. Mereka akan mengamankan data dan jaringan juga memberikan pelatihan. Dijelaskan, gedung cyber tersebut diperuntukkan bagi sejumlah komunitas. Di antaranya blogger, mekanik, dan sastra. Gedung itu dapat digunakan untuk memberikan pelatihan tentang program aplikasi telepon dan program lainnya.


Kelak para pelajar SD hingga SMA pun dapat memanfaatkan gedung itu dengan membuat program. Dengan internet sehat para pelajar dapat memanfaatkan internet untuk kegiatan positif. Ini juga bagian dari program kota layak anak. Setiap kelurahan akan dipasang peralatan hot spot. Masyarakat di sekitar kelurahan dapat mengases internet gratis melalui wifi. Sudah pasti tidak dapat mengakses situs porno.


Sementara itu, Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok, Reni Siti Nuraini, menjelaskan, ada 14 industri kreatif yang mendapatkan dukungan untuk berkembang. Di antaranya adalah jasa dan telekomunikasi, kuliner serta industri rumah tangga. Industri kreatif akan mendapatkan tempat di ruang terbuka atau ruang publik. Untuk e-commerce sudah disosialisasikan pada tahun ini, sehingga industri kreatif digital bisa berkembang.


Selain, sosailisasi industri kreatif digital, pihak terkait juga telah memberikan pelatihan kepada pelaku industri kreatif. Contohnya, cetak batik secara digital dan memodifikasi mobil dan motor dengan komputerisasi serta percetakan. Mereka memberikan pelatihan itu kepada lulusan SMK. Calon-calon montir diberikan pelatihan dengan harapan mereka bisa membuka usaha.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penyebab kecelakaan pesawat CASA 212NBA

Sejauh ini kabar yang diterima tentang kecelakaan pesawat CASA 212NBA adalah karena buruknya cuaca saat pesawat mengudara.

29 September 2011 Pesawat  maskapai Nusantara Buana Air (NBA) tujuan Medan-Kutacane jenis Cassa 212 dengan nomor PK TLF ini berangkat dari Polonia pukul 07.28.  Seharusnya,  tiba di Bandara Kutacane sekira pukul 07.58 WIB.  Pesawat mengangkut 18 penumpang, 10 dewasa, 4 anak-anak, dan 4 kru. Pesawat buatan IPTN ini hilang kontak pada menit ke 24 atau 6 menit sebelum landing di Bandara Kutacane, atau berjarak lebih kurang 13,7 mil atau 24,4 km dari sebelum bandara.  Pesawat yang dipiloti oleh Kapten Pomal. Sementara Co Pilot-nya bernama Budiono ini diperkirakan hilang kontak pada koordinat 03*23 N 098*02 E. Selain itu, pesawat yang terpantau sejak berangkat dari Medan ini juga diketahui terbang dengan ketinggian 8.000 feet dari normalnya 7.000 feet. Dari sinyal tanda bahaya (SOS) yang diterima pesawat yang lewat namun tidak diketahui pasti dari mana dan pesawat apa maka ada dua kemungkinan, yaitu diaktifkan pilot atau kalau kapal jatuh.

30 September 2011 Pasukan Khas TNI-AU menemukan lokasi persis jatuhnya pesawat CASSA 212 milik PT NBA setelah melihat langsung dengan menggunakan helikopter BEL 206L PK-UAA. Titik lokasi jatuhnya pesawat ada di kawasan Gunung Hulu Sikelan. Dalam foto yang diambil, Jumat (30/9) pagi sekitar pukul 07.00 WIB menunjukkan posisi pesawat berada di lereng pegunungan Bukit Barisan. Salah satu sayapnya patah dan bagian kepalanya koyak. Dari pantauan tim evakuasi dari udara, juga diketahui bahwa pintu pesawat bagian depan dan belakang masih dalam keadaan tertutup rapat. Posisi pesawat tengkurap di atas tanah di lereng perbukitan berketinggian 5.000-6.000 kaki dengan kondisi bukit sangat terjal. Pada saat ditemukan kondisi cuaca buruk disertai hujan dan angin kencang dengan hutan yang lebat. Lokasi jatuhnya pesawat berada di hutan lebat dan perbukitan, sehingga tim yang diturunkan melalui jalur darat cukup kesulitan mencapai lokasi. Medannya juga dikelilingi jurang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perkembangan termutakhir tekhnologi “iPhone 4s”


Tidak dipungkiri rilis iPhone 4S minggu lalu (4 Okt) mendatangkan kekecewaan pada Apple fans. Itu tak lepas dari tidak jadi munculnya iPhone 5 yang telah lebih dari satu tahun ditunggu. Namun di balik itu semua iPhone 4S justru menampakkan angka penjualan yang luar biasa.

Jika kemarin dikabarkan pre-order iPhone 4S di AT&T mencapai angka 200.000 maka laporan terbaru meyebutkan angka yang lebih fantastis. Dalam 24 jam setelah rilis, angka pre-order iPhone 4S di seluruh Amerika mencapai 1 juta unit. Kabar baik lainnya, sejumlah pemesan iPhone 4S melalui carrier AT&T dan Sprint mengatakan pesanan mereka telah dikirim dan akan sampai sebelum tanggal 14 Oktober saat iPhone 4S rilis resmi secara global.

iPhone 4S merupakan versi upgrade dari iPhone 4 yang rilis tahun lalu. iPhone 4S memiliki desain yang sama dengan iPhone 4 namun didukung dengan prosesor bekecapatan lebih tinggi, kamera 8MP dan virtual assistant Siri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perseteruan antara KPK dan DPR

Perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Dewan Perwakilan Rakyat memasuki babak baru setelah Ketua DPR ,Marzuki Alie, mengancam akan menyandera komisi itu jika tidak hadir dalam rapat konsultasi yang akan digelar pada Senin 3 Oktober 2011.

“Sesuai UU MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD) pasal 72-73, DPR berhak memanggil siapapun dalam rangka menjalankan tugas dan kewenangannya. Kalau terus menolak hadir, sanksinya jelas, DPR bisa menyandera pimpinan KPK,” kata Marzuki di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat 30 September 2011.


Rapat konsultasi antara DPR dan insitusi penegak hukum, yaitu Polri, Kejaksaan dan KPK, sedianya digelar pada Rabu kemarin, 27 September 2011, namun rapat ternyata batal karena pihak KPK, Kejaksaan, dan Polri tidak dapat hadir. Alasannya, undangan dari DPR dibuat terlalu mendadak. Rapat akhirnya dijadwalkan ulang sehari sesudahnya, Kamis. Namun, Kamis kemarin, KPK lagi-lagi tak menghadiri undangan DPR, meski Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basrief Arief hadir.

Akhirnya Marzuki angkat suara dan menjabarkan 4 pasal  undang-undang terkait kesalahan yang KPK lakukan menurut DPR. Undang-undang yang dimaksud Marzuki adalah UU MPR, DPR, DPD dan DPRD. Adapun pasal-pasal yang terkait adalah sebagai berikut:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku dan Masa Depanku

Saya terlahir dengan nama Siti Ummi Hani, lahir di Jakarta, pada tanggal 7 april, 1991. Di sini saya tidak ingin banyak menuliskan tentang masa lalu, karena judul tulisan ini pun “Aku dan masa depanku” tentu membahas apa yang akan saya lakukan di masa depan.  Di usia saya yang menginjak 20 tahun, tentu sudah banyak hal-hal yang saya lalui di masa lalu. Ada suka, ada duka. Dulu saya tidak mengerti saat masalah datang bertubi-tubi dan disekeliling saya hampir keseluruhan mengucapkan kata yang sama “sabar.” Ada apa dibalik kata sabar, tersebut? Mengapa semua orang mengicapkannya saat tertimpa musibah? Apa hanya sabar yang bias dilakukan saat musibah merangkul, kita? Lalu saya pun bertanya-tanya, saat kejayaan saya genggam hamper keseluruhan dari orang di sisi saya akan mengucapkan kata “selamat” dengan serempak, semacam teks skenario yang sudah terlebih dahulu dihapalkan. Cukupkah hanya dengan kata, selamat? Lambat laun seiring berjalannya waktu saya mulai menemukan hal-hal baru, saat tertimpa musibah ternyata bukan hanya ada sabar di sana, ada tawakkal yang harus setia mendampingi agar sabar jadi tidak sia-sia. Dan ternyata di tempat yang lain bukan hanya ada selamat, tapi juga ada rendah hati dan legowo yang setia merangkul selamat.

Sejak SD saya sangat menyukai sastra dan segala perumpamaan di dalamnya, terkadang saya pun berfikir, mengapa saya berani memasuki dunia Tekhnologi yang tidak pernah saya kenal sebelumnya, tahun kedua saya duduk di bangku perkuliah saya sempat berfikir memilih dunia IT untuk masa depan saya adalah suatu kesalahan, karena saya tidak akan bisa bertahan lama di dalamnya. Namun ternyata ada hal lain yang saya suka selain sastra. Saya menyukai tatanan coding yang begitu menguras pemikiran, yang butuh kesabaran agar bias memecahkan maksud dari script-script yang tertulis, saat itu saya tau, saya memiliki harapan untuk tetap berdiri di dunia IT. Dengan bermodalkan keteguhan hati, saya kembali berdiri, memantapkan langkah, menyusun strategi. Saya tahu, Tuhan menciptakan makhluk dengan pengharapannya masing-masing. Karena apa yang lebih indah di dunia ini selain, harapan?

Tentu harapan menjadi lebih baik di masa depan adalah dampaan setiap individu, namun pencapaian menjadi yang lebih baik itu di kembalikan lagi kepada individu. Apa yang sanggup mereka lakukan untuk mewujudkan harapan-harapan indah mereka? Ada yang pernah mengatakan pada saya, untuk menjadi orang sukses tidaklah harus pandai di segala bidang, cukup tekuni satu hal yang benar-benar anda sukai, maka dari sana benih-benih kesuksesan akan anda peroleh. Mari sambut masa depan dengan senyuman, kawan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Peran Sistem Informasi dalam Perekonomian Indonesia


Kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pembangunan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, namun di negara berkembang manfaaat pembangunan tersebut belumlah merata, karena laju perkembangan IPTEK di negara maju begitu cepat sehingga negara berkembang belum mampu untuk mengantisipasi dan mengaplikasikannya secara cepat. Mempersoalkan sistem sebenarnya bukan membahas hal yang baru, namun akhir-akhir ini banyak dipelajari dikarenakan ternyata para ilmuwan menganggap bahwa sistem sangat bermanfaat untuk dipergunakan sebagai alat, untuk mendekati suatu sistem pendekatan dan sistem informasi. Timbul pula berbagai ilmuwan mengetengahkan defenisi sistem. Kebanyakan ilmuwan mendefenisikan sistem masalah sebagai totalitas himpunan benda-benda atau bagian-bagian yang satu sama lain berhubungan sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang terpadu untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Pengertian informasi adalah suatu kesatuan pernyataan pandangan, fakta, konsep atau ide, yang berhubungan erat dengan pengetahuan, yang mana apabila informasi tersebut diasimilasikan, dikorelasikan dan dimengerti akan menjadi suatu pengetahuan. Informasi dapat berupa : pengetahuan baru; teori; prinsip; ide; teknologi baru, desain baru; produk baru; proses; prototif; penyempurnaan; metode. Sistem informasi juga kerap dikatakan sebagai suatu sistem formal mengenai hal melaporkan, menggolongkan dan menyebarkan informasi kepada orang-orang yang tepat.

Sistem informasi sangat berperan untuk menterpadukan semua unsur-unsur dan saling berhubungan sehingga sistem informasi tersebut harus dipandang sebagai suatu sistem tunggal, akan tetapi cukup kompleks sehingga perlu diuraikan menjadi subsistem-subsistem untuk perencanaan dan pengendalian pengembangannya serta untuk mengendalikan operasinya. Hakikat proyek sistem terhadap pengendalian proyek pada umumnya tepat. Hal ini menunjukkan penerapan paham sistem dalam pengembangan proyek sistem Informasi berikut : Sistem informasi dirumuskan dan tanggung jawab sepenuhnya dibebankan pada satu orang; subsistem-susbsistem pengolahan informasi yang penting dirumuskan. Batas-batas dan interfaco –interfaco diuraikan dengan jelas; Suatu penjadwalan pengembangan dipersiapkan; Setiap subsistem, apabila telah siap untuk dikembangkan, diserahkan kepada suatu proyek. Pemimpin proyek menguraikan pekerjaan menjadi subsitem-subsistem dan membebankan tanggung jawab untuk masing-masing; sistem kontrol dipergunakan untuk memonitor proses pengembangannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kekerasan di Kalangan Remaja


Apa yang bisa dijadikan dalih bahwa kekerasan yang dilakukan remaja dipengaruhi oleh tayangan kekerasan dalam televisi? Mungkin butuh penelitian yang cermat tentang hal ini. Namun, bila merujuk teori konstruktivisme, beragam tayangan kekerasan dalam televisi tidak bisa dianggap remeh, apalagi disisihkan alih-alih menampik tidak ada hubungannya dengan kekerasan yang dilakukan remaja. Sikap dan perilaku remaja dikonstruksi dari informasi yang didapat dari lingkungannya. Sementara televisi suda jadi media yang tidak mungkin dilepas dari keseharian masyarakat, didalamnya tersaji banyak tayangan yang kurang mendidik bahkan banyak diwarnai adegan kekerasan. Informasi selebriti mengabarkan kekerasan : perceraian maupun kekerasan yang dilakukan antarartis. Berita di televisi bertabur kekerasan: perselisihan antarwarga kampung, perbedaan pandangan antarorganisasi masyarakat, perseteruan antarpendukung pilkada, penggusuran paksa maupun demonstrasi yang berujung bentrok fisik. Film tidak enak dinikmati tanpa adegan kekerasan, bahkan film-film yang diputar di televisi kita sebagian besar dari Hollywood yang penuh adegan kekerasan. Sinetron-sinetron banyak mengisahkan kekerasan fisik maupun psikis (fitnah, dendam, iri, munafik). Acara dialog dan diskusi di televisi makin berani mengumbar kekerasan psikhis dengan cara saling menyudutkan dan saling memancing amarah.
Jika kekerasan ini tampil mengisi ruang dan waktu seseorang tanpa ada reaksi penolakan, ada saatnya kekerasan dianggap sebagai kejadian yang lumrah adanya. Kekerasan tidak bisa lagi ditolak sebagai perilaku yang melanggar norma karena sudah diwajarkan oleh sebagian besar masyarakat. Saat kita menikmati adegan kekerasan bahkan memengaruhi dan mengubah cara kita memandang kekerasan, pada dasarnya kita telah mengalami desensitisasi sistematis. Yakni proses yang secara sistematis memungkinkan seseorang mewajarkan sesuatu karena sesuatu itu muncul berulang-ulang. Kekerasan akan dianggap wajar jika hal itu muncul secara berulang-ulang dan seakan diterima di masyarakat sebagai realitas biasa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kebijakan Pemerintah Untuk Kasus Lapindo (Sidoarjo)


SEKILAS TENTANG LAPINDO
Banjir Lumpur Panas Sidoarjo atau Lumpur Lapindo atau Lumpur Sidoarjo (Lusi) , adalah peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama beberapa bulan ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta memengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur. Ada yang mengatakan bahwa lumpur Lapindo meluap karena kegiatan PT Lapindo di dekat lokasi itu.
Lapindo Brantas melakukan pengeboran sumur Banjar Panji-1 pada awal Maret 2006 dengan menggunakan perusahaan kontraktor pengeboran PT Medici Citra Nusantara. Kontrak itu diperoleh Medici atas nama Alton International Indonesia, Januari 2006, setelah menang tender pengeboran dari Lapindo senilai US$ 24 juta.
Pada awalnya sumur tersebut direncanakan hingga kedalaman 8500 kaki (2590 meter) untuk mencapai formasi Kujung (batu gamping). Sumur tersebut akan dipasang selubung bor (casing ) yang ukurannya bervariasi sesuai dengan kedalaman untuk mengantisipasi potensi circulation loss (hilangnya lumpur dalam formasi) dan kick (masuknya fluida formasi tersebut ke dalam sumur) sebelum pengeboran menembus formasi Kujung.
Sesuai dengan desain awalnya, Lapindo “sudah” memasang casing 30 inchi pada kedalaman 150 kaki, casing 20 inchi pada 1195 kaki, casing (liner) 16 inchi pada 2385 kaki dan casing 13-3/8 inchi pada 3580 kaki (Lapindo Press Rilis ke wartawan, 15 Juni 2006). Ketika Lapindo mengebor lapisan bumi dari kedalaman 3580 kaki sampai ke 9297 kaki, mereka “belum” memasang casing 9-5/8 inchi yang rencananya akan dipasang tepat di kedalaman batas antara formasi Kalibeng Bawah dengan Formasi Kujung (8500 kaki).
Diperkirakan bahwa Lapindo, sejak awal merencanakan kegiatan pemboran ini dengan membuat prognosis pengeboran yang salah. Mereka membuat prognosis dengan mengasumsikan zona pemboran mereka di zona Rembang dengan target pemborannya adalah formasi Kujung. Padahal mereka membor di zona Kendeng yang tidak ada formasi Kujung-nya. Alhasil, mereka merencanakan memasang casing setelah menyentuh target yaitu batu gamping formasi Kujung yang sebenarnya tidak ada. Selama mengebor mereka tidak meng-casing lubang karena kegiatan pemboran masih berlangsung. Selama pemboran, lumpur overpressure (bertekanan tinggi) dari formasi Pucangan sudah berusaha menerobos (blow out) tetapi dapat diatasi dengan pompa lumpurnya Lapindo (Medici).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

My Gadget