Powered by Blogger.

RSS

Peran Sistem Informasi dalam Perekonomian Indonesia


Kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pembangunan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, namun di negara berkembang manfaaat pembangunan tersebut belumlah merata, karena laju perkembangan IPTEK di negara maju begitu cepat sehingga negara berkembang belum mampu untuk mengantisipasi dan mengaplikasikannya secara cepat. Mempersoalkan sistem sebenarnya bukan membahas hal yang baru, namun akhir-akhir ini banyak dipelajari dikarenakan ternyata para ilmuwan menganggap bahwa sistem sangat bermanfaat untuk dipergunakan sebagai alat, untuk mendekati suatu sistem pendekatan dan sistem informasi. Timbul pula berbagai ilmuwan mengetengahkan defenisi sistem. Kebanyakan ilmuwan mendefenisikan sistem masalah sebagai totalitas himpunan benda-benda atau bagian-bagian yang satu sama lain berhubungan sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang terpadu untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Pengertian informasi adalah suatu kesatuan pernyataan pandangan, fakta, konsep atau ide, yang berhubungan erat dengan pengetahuan, yang mana apabila informasi tersebut diasimilasikan, dikorelasikan dan dimengerti akan menjadi suatu pengetahuan. Informasi dapat berupa : pengetahuan baru; teori; prinsip; ide; teknologi baru, desain baru; produk baru; proses; prototif; penyempurnaan; metode. Sistem informasi juga kerap dikatakan sebagai suatu sistem formal mengenai hal melaporkan, menggolongkan dan menyebarkan informasi kepada orang-orang yang tepat.

Sistem informasi sangat berperan untuk menterpadukan semua unsur-unsur dan saling berhubungan sehingga sistem informasi tersebut harus dipandang sebagai suatu sistem tunggal, akan tetapi cukup kompleks sehingga perlu diuraikan menjadi subsistem-subsistem untuk perencanaan dan pengendalian pengembangannya serta untuk mengendalikan operasinya. Hakikat proyek sistem terhadap pengendalian proyek pada umumnya tepat. Hal ini menunjukkan penerapan paham sistem dalam pengembangan proyek sistem Informasi berikut : Sistem informasi dirumuskan dan tanggung jawab sepenuhnya dibebankan pada satu orang; subsistem-susbsistem pengolahan informasi yang penting dirumuskan. Batas-batas dan interfaco –interfaco diuraikan dengan jelas; Suatu penjadwalan pengembangan dipersiapkan; Setiap subsistem, apabila telah siap untuk dikembangkan, diserahkan kepada suatu proyek. Pemimpin proyek menguraikan pekerjaan menjadi subsitem-subsistem dan membebankan tanggung jawab untuk masing-masing; sistem kontrol dipergunakan untuk memonitor proses pengembangannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment

My Gadget