Powered by Blogger.

RSS

Instagram

Baru-baru ini aplikasi sharing foto yang mendadak booming sudah tak lain adalah "instagram". Mengapa instagram mendadak diminati banyak user, padahal tools yang ada di dalamnya amat sangat sederhana? tantu saja instagram mendadak booming dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, aplikasi sharing foto yang awalnya hanya bisa di nikmati oleh para pengguna "apple" dan terkesan elegan itu, kini dapat dinikmati oleh para user "android" yang di download lebih dari 20 ribu pengguna android setiap harinya. mulai awal instagram for android dirilis awal april 2012.

kini bukan saja pengguna apple yang dapat menikmati social media berupa sharing foto bernama instagram tersebut, kini para pengguna android juga dapat dengan leluasa menikmati social media bergengsi milik apple tersebut. atas lahirnya instagram for android tentu saja banyak menelan cercaan dari para pengguna apple yang merasa socmed bergengsi itu kini sudah menjadi socmed kacangan dan seperti murah.

namun bagi para sesuhu dalam social media instagram tidaklah terlalu bermasalah bila instagram dimiliki oleh user selain apple, karena untuk menghasilkan gambar yang bagus dan terkesan handmade ini masih di kuasai apple. tools untuk edit photo dan berbagai effect belum dimiliki android, namun kita semua tahu bahwa tak akan lama lagi akan banyak aplikasi filter foto yang bermunculan di android.

saya pribadi sebagai pengguna instagram tidak terlalu merasa di rugikan dengan kehadiran instagram for android, kenapa? karena dari pengguna android tersebut kita dapat memiliki banyak follower baru tentunya. dan juga aplikasi boleh sama dan tiruan, tapi kreatifitas itu seutuhnya milik pribadi dan akan mengalami kesulitan yang sangat bagi para plagiat. :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Definisi PI

PI adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana D3 yang membahas suatu permasalahan/ fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Skripsi adalah laporan tertulis hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dengan bimbingan Dosen Pembimbing Skripsi untuk dipertahankan dihadapan Penguji Skripsi sebagai syarat untuk memperoleh derajat Sarjana Skripsi merupakan karya tulis ilmiah berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang mahasiswa sebagai tugas akhir untuk memperoleh gelar sarjana. Berdasarkan definisi awam yang dirumuskan skripsi mengandung komponen pengertian berikut : Karya tulis, Ilmiah, Hasil Penelitian, Dilakukanoleh mahasiswa, Berkualifikasi sarjana (Rahyono Fx,2010:23).

PI bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah thesis untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), Postgraduate (s2), PhD dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergrduate (sarjana S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia Skripsi untuk jenjang S1, Tesis untuk jenjang (S2) dan Disertasi untuk jenjang (S3).
Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Kedua pembimbing tersebut disebut dengan istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.

Proses penulisan skripsi ditentukan oleh setiap perguruan tinggi, penulisan skripsi atau Judul PI pada umumnya tidak jauh berbeda dengan perguruan tinggi yang lainnya.
Proses dari penyusun skripsi adalah sebagai berikut:

  • Pengajuan judul PI
  • Pengajuan proposal PI
  • Seminar proposal PI
  • Penelitian
  • Setelah penulisan dianggap sempurna oleh Pembimbing I dan Pembimbing II, mahasiswa diuji hasil tulisan dari penelitian karya ilmiahnya tersebut.

 

Karakteristik PI

  1. Merupakan karya ilmiah sehingga harus dihasilkan melalui metode ilmiah.
  2. Merupakan laporan tertulis dari hasil penelitian pada salah satu aspek kehidupan masyarakat atau organisasi (untuk ilmu sosial). Hasil penelitian ini dikaji dengan merujuk pada suatu fenomena, teori atau hasil-hasil penelitian yang relevan yang pernah dilaksanakan sebelumnya.
  3. Mempunyai manfaat teoritis atau praktis.
  4. Sesuai dengan  kaidah-kaidah keilmuan.
  5. Menggunakan bahasa Indonesia yang baku, baik dan benar menurut Ejaan  Yang Disempurnakan (EYD).



Referensi :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kerangka Penulisan Ilmiah

Bagian Utama mengandung 5 (lima) buah bab, yang secara berturutan berisi tentang pendahuluan, tinjauan pustaka, cara penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan dan saran, dan ringkasan.

Bab 1   Pendahuluan

Secara garis besar, bagian pendahuluan berisi seperti berikut:

a. Latar belakang
Isinya hampir sama dengan yang tercantum pada proposal penelitian skripsi, dengan tambahan-tambahan sebagai perluasan. Jadi, bagian ini juga berisi perumusan masalah, keaslian penelitian, dan manfaat yang diharapkan.

b. Tujuan penelitian
Pada prinsipnya sama seperti yang disajikan pada proposal penelitian.
Untuk keseragaman, isi bagian ini perlu disusun dengan struktur seperti berikut:
1.1     Latar Belakang
1.2     Perumusan Masalah
1.3     Tujuan Penelitian
1.4     Manfaat Penelitian
1.5     Pertanyaan Penelitian/Definisi Operasional
1.6     Sistematika Penulisan


Bab 2     Tinjauan Pustaka

Pada prinsipnya sama seperti yang dicantumkan dalam proposal penelitian namun lebih dikembangkan lagi sehingga dukungan teori, prinsip, dan landasan ilmiahnya lebih kuat lagi. Jika perlu Hiposkripsi dapat ditempatkan pada bab 2 ini.

Bab 3   Metodologi Penelitian

Menjabarkan tentang teknis pelaksanaan penelitian mulai dari alat dan bahan penelitian, disain penelitian, dan proses yang terjadi. Struktur pada bab ini adalah seperti berikut:
3.1     Alat dan Bahan Penelitian
3.2     Desain Penelitian
3.3     Instrumen Penelitian
3.4     Implementasi
Ketiga bagian yang pertama pada prinsipnya sama seperti pada proposal skripsi. Adapun yang terakhir (kesulitan-kesulitan) dimaksudkan agar para peneliti yang hendak melakukan penelitian sejenis terhindarkan dari hal-halyang tidak menyenangkan yang pernah terjadi. Contoh kesulitan adalah kesulitan dalam mengintegrasikan dua atau lebih perangkat lunak dalam satu paket. Kesulitan yang bersifat subyektif seperti minimnya ketersediaan waktu penelitian atau kesulitan dalam pemrograman tidak boleh dimasukkan.


Bab 4   Hasil Penelitian dan Pembahasan

Menjabarkan hasil penelitian yang telah dilakukan beserta analisisnya. Secara garis besar, isi bab ini adalah seperti berikut:

4.1     Hasil Penelitian
Bagian ini berisi uraian rinci tentang hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan. Deskripsi hasil penelitian dapat diwujudkan dalam bentuk daftar, grafik, atau bentuk-bentuk lain yang representatif. Hasil penelitian perlu disampaikan sejelas mungkin. Dengan demikian,bagian ini tidak hanya berisi deskripsi kuantitatif saja (gambar, diagram, dan sebagainya), tapi juga uraian kualitatif yang menjelaskan tentang temuan-temuan tersebut. Jika ada lebih dari satu temuan, maka perlu ada suatudeskripsi logis yang menghubungkan satu temuan dengan lainnya, untuk membentuk sebuah hasil yang utuh. Prinsip di atas juga berlaku untuk penelitian pengembangan. Pada bagian ini dapat disampaikan implementasi dari sistem yang dibangun. Deskripsi dapat dimulai dengan penjelasan tentang produk pengembangan secara umum (tinjauan morfologis), kemudian diikuti dengan penjelasan tiap-tiap aspek yang relevan. Sebagai contoh, dalam pengembangan sistem informasi, deskripsi tentang “sistem” mengawali uraian yang lebih rinci tentang struktur basis data, jaringan komputer, arsitektur program, dan detil-detil proses pengolahan data. Bila cakupan hasil penelitian cukup luas, maka bagian ini dapat dipecah menjadi subbab-subbab yang lebih kecil.

4.2     Pembahasan
Pada dasarnya bagian ini berisi analisis tentang bagaimana hasil penelitian dapat menjawab pertanyaan yang melatarbelakangi penelitian ini. Bagian ini memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menjelaskan hasil-hasil penelitian, dan jika diperlukan peneliti dapat memberikan penekanan-penekanan (stressing) pada aspek-aspek yang dianggap penting dalam konteks pertanyaan yang dihadapi oleh penelitian ini. Dalam proses pengumpulan hasil penelitian (atau selama proses pengembangan sistem), biasanya peneliti akan memperoleh ide-ide baru yangberhubungan dengan hasil penelitian (atau aspek-aspek pengembangan). Ide-ide ini yang kemudian perlu dirangkai dan diuraikan keterkaitannya dengan hasil penelitian yang diperoleh. Diskusi seputar relevansi, kegunaan, dan keterbatasan penelitian inilah yang menyusun bagian Pembahasan.


Bab 5 Kesimpulan dan Saran

5.1     Kesimpulan
Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkandari hasil penelitian dan pembahasan. Butir-butir kesimpulan betul-betulmuncul dari penelitian yang dilakukan, bukan berupa pernyataan yang bersifat generik.

5.2     Saran
Saran dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan peneliti. Saran juga harus secara langsung terkait dengan penelitian yang dilakukan. Tujuan dari saran adalah memberikan arahan kepada peneliti sejenis yang ingin mengembangkan penelitian lebih lanjut. Khusus untuk penelitian yang ditujukan untuk menganalisa suatu institusi, saran dapat berupa rekomendasi terhadap perusahaan.


Reff :

http://www.scribd.com/doc/78103795/16/Kerangka-Skripsi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

My Gadget