Powered by Blogger.

RSS

Tulisku, Puisi cinta

secercah cahaya malam ini
penjarakan sunyi dalam jaring laba-laba belang
menjadikan ku pilu tak berkata
dan menunggu pagi kembali bersinar

bersisakah reruntuhan cinta?
menapaki diri dalam jurang impian
membawa rindu tak kunjung tiba
sebagai pelengkap rindu

kenangan membisukan cinta
dalam kepakan sayap jibriel
menyeruak alam rindu
memberontak bersama diri

rindu katakan padanya
ragaku hilang bentuk
menyusup dalam sembilu
menangis saat sunyi malam berlalu
karena puisi cinta menjadi hidupku
nafasku
tawaku
tangisku
sepiku

rindu, jika senja beranjak malam
tulisku puisi cinta dalam jiwamu
agar kau kenang aku
dari barisan puisi ini

dibarisan terakhir bait puisi ini
tetesku airmata
yang enggan berbagi dengan derita
karena bagiku. barisan puisi ini
adalah kehidupan yang mencari detak nafasnya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment

My Gadget