KENDARAAN KITA DI SYURGA DARI SYAMSIL
Resensi buku "The Da Vinci Code"
Tips menghindari pencurian pulsa
untuk article yang satu ini saya tidak ingin membahasnya dalam wacana yang panjang dan melebar.
Tips untuk menghindari pencurian pulsa hendaknya menghindari semua sponsor program, iklan atau apa pun yang mengharuskan anda mengetik "REG" dan mengirimkannya pada sebuah nomor operator yang tertera. jika itu sudah terlanjur terlaksana, maka hendaknya anda menghubungi operator selular yang anda gunakan dan mintalah bantuan Customer Service untuk meng-handle keluhan anda.
Etika Fotografi
Menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dalam era yang serba modern saat ini, tentu banyak hobi dan bakat-bakat baru yang terlahir dari pemuda-pemudi berprestasi. entah itu hanya sebuah kesenangan belaka atau memang menjadi sumber penghidupan mereka, itu akan menjadi pilihan masing-masing individu. Yang kita tahu, dalam semua hobi atau bakat yang kita tekuni tentu akan ada etika tersendiri yang membatasi sikap, mana yang harus dan jangan dilakukan. seperti halnya dalam Wushu, para peminat wushu akan dilatih bagaimana cara mengendalikan amarah, tujuannya untuk menyempurnakan etika dan tidak menggunakan wushu sembarangan, untuk melakukan pengroyokan misalnya.
- Bagi yang hobi fotografi hendaknya memperhatikan izin dalam mengambil suatu gambar, jika di sini (Indonesia) mungkin akan biasa saja jika kita mengambil foto-foto anak jalanan untuk di jadikan wacana dalam sebuah artikel. tapi tidak di semua tempat dapat melakukan hal serupa, jadi izin dalam pemotretan objek itu penting.
- hendaknya memperhatikan objek apa yang kita potret. mendokumentasikan objek kecelakaan misalnya, dengan hasil seperti apa mengerikannya korban akibat tabrak lari, dan lain sebagainya. pernahkah sang fotografer memikirkan, layakkah foto itu di publiksikan? apa dampaknya jika foto tersebut beredar di publik? ini juga harap jadi perhatian.
- seorang fotografer hendaknya merawat serta menjaga kamera kesayangan mereka dari debu-debu membandel yang akan mengurangi optional kerja dari sebuah kamera jika terdapat banyak kotoran yang menempel pada kamera, bisa dengan membersihkannya rutin satu minggu sekali, atau menghindari tempat berdebu dengan selalu membungkus kamera pada casenya setelah atau jika dalam keadaan iddle.
"Royal Wedding" di "Keraton Yogyakarta"
Pernikahan putri bungsu Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara dan Achmad Ubaidillah atau Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara ini menjadi sorotan banyak orang. pernikahan megah yang di gelar dalam keraton Yogyakarta ini dikemas sangat apik, sehingga memikat banyak mata yang akan merasa amat merugi jika melewatkan moment sakral tersebut. Seperti pernikahan lainnya, Royal Wedding Keraton Yogyakarta ini pun memiliki keunikannya sendiri, mulai dari prosesi akad sampai perayaan pernikahan yang amat indah nan gemerlap, namun tetap mempertahankan adat istiadat yang ada.
berikut saya tuliskan beberapa keunikan dalam Royal Wedding Keraton Yogyakarta ini:
- Calon mempelai wanita yaitu Gusti Kanjeng Ratu Bendara mengaku pernikahannya sengaja dibuat 16-18 Oktober 2011. Tanggal tersebut dipilih sesuai perhitungan Jawa dan dianggap hari baik. Tanggal itu juga memadukan hari ulang tahun GKR Bendara dan calon suaminya, Achmad Ubaidilah.
- Kraton Wedding ini akan berlangsung selama empat hari empat malam, di mulai sejak 16 Oktober hingga 19 Oktober 2011 yang resepsi pernikahannya akan digelar di di Kepatihan, tempat tinggal Patih Danurejo yang kini sudah berubah fungsi menjadi Kompleks Kantor Gubernur Provinsi DIY.
- Dalam prosesi pertama Kraton Wedding, kedua calon mempelai nyantri di Masjid Panepen yang terletak di dalam kompleks Kraton Yogya. Prosesi tersebut disebut Mujahadah. Dalam prosesi tersebut, Mas Ubay dan Jeng Reni (sapaan akrab calon mempelai) akan menempa batin dengan agama serta mendapat wejangan seputar agama.
- Dalam acara kirab pengantin, kedua mempelai akan menaiki kereta pusaka yang dikenal dengan Kereta Kyai Jongwiyat. Kereta ini beratap terbuka dan beroda empat. Kereta Kyai Jongwiyat adalah peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan saat ini disimpan di Museum Kereta di Jl Rotowijayan, Yogyakarta.
- Dalam siraman yang berlangsung Senin (17/10/2011) di Sekarkedhaton, wanita yang hadir harus memakai kebaya tangkeban tanpa plisir dan sanggul tekut. Aturan tersebut harus dipenuhi.
- Sesuai adat istiadat keraton, sebelum menikah kedua mempelai mendapat gelar dan nama baru dari Sultan. Putri Sultan yang awalnya bernama Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurastuti Wijareni (25) mendapat gelar baru GKR Bendara, sedangkan Achmad Ubaidilah (30) mendapat gelar dan nama baru Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara.
- 18 perias dilibatkan dalam Kraton Wedding. 18 perias tersebut terdiri dari 14 perias wanita dan empat perias laki-laki. Tienuk Riefki, perias pengantin tradisional langganan selebriti kembali dipercaya pihak Keraton Yogyakarta merias kedua calon mempelai.
- Sekitar 200 angkringan gratis akan disajikan di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta pada 18 Oktober mendatang. Angkringan tersebut disediakan oleh warga Yogyakarta sebagai wujud rasa bahagia dari rakyat untuk keraton yang sedang menggelar pesta pernikahan.
Dalam acara pernikahan yang indah nan megah ini, saya pribadi tercegang, seraya mendoakan agar pernikahan mereka diberkati Tuhan, sehingga akan tetap kokoh meski banyak duri dan aral rintangan..
Mengatasi Parkiran di GUNADARMA
Akhir-akhir ini Mahasiswa Gunadarma, terutama senior-seniornya mengeluhkan perihal lahan parkiran yang penuh. Memang saat ini parkiran Gunadarma-lah yang bisa dibilang menjadi "trending topic" di civitas Gunadarma ini.
Memang sebenarnya tidak bisa dipungkiri bahwa penyebab lahan parkiran penuh adalah dari mahasiswa Gunadarma angkatan 2011 ini, karena tidak tanggung-tanggung jumlahnya bisa melebihi angkatan sebelumnnya, jadi tidak heran jika lahan parkiran menjadi penuh dan macet.
Saran saya adalah yaitu menambah lahan parkiran, karena setiap tahun mahasiswa makin berbondong-bondong datang ke Gunadarma atau mengurangi Kuota kendaraan, khususnya sepeda motor. Caranya mahasiswa yang jarak rumahnya berdekatan dengan kampus lebih baik membawa sepeda atau jalan kaki.
Karena dengan cara inilah bisa mengendalikan, atau setidaknya meminimalisir angka kepadatan sepeda motor di lahan parkiran Gunadarma.
Pemkot Depok akan bangun Cyber City
Menurut desas-desus yang ada dana Rp 7 miliar tidak termasuk pembelian peralatan, karena untuk pembelian peralatan dibutuhkan dana yang juga besar. Meski begitu ada tenaga ahli yang didatangkan dari Universitas Gunadarma dan Universitas Indonesia. Mereka akan mengamankan data dan jaringan juga memberikan pelatihan. Dijelaskan, gedung cyber tersebut diperuntukkan bagi sejumlah komunitas. Di antaranya blogger, mekanik, dan sastra. Gedung itu dapat digunakan untuk memberikan pelatihan tentang program aplikasi telepon dan program lainnya.
Kelak para pelajar SD hingga SMA pun dapat memanfaatkan gedung itu dengan membuat program. Dengan internet sehat para pelajar dapat memanfaatkan internet untuk kegiatan positif. Ini juga bagian dari program kota layak anak. Setiap kelurahan akan dipasang peralatan hot spot. Masyarakat di sekitar kelurahan dapat mengases internet gratis melalui wifi. Sudah pasti tidak dapat mengakses situs porno.
Sementara itu, Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok, Reni Siti Nuraini, menjelaskan, ada 14 industri kreatif yang mendapatkan dukungan untuk berkembang. Di antaranya adalah jasa dan telekomunikasi, kuliner serta industri rumah tangga. Industri kreatif akan mendapatkan tempat di ruang terbuka atau ruang publik. Untuk e-commerce sudah disosialisasikan pada tahun ini, sehingga industri kreatif digital bisa berkembang.
Selain, sosailisasi industri kreatif digital, pihak terkait juga telah memberikan pelatihan kepada pelaku industri kreatif. Contohnya, cetak batik secara digital dan memodifikasi mobil dan motor dengan komputerisasi serta percetakan. Mereka memberikan pelatihan itu kepada lulusan SMK. Calon-calon montir diberikan pelatihan dengan harapan mereka bisa membuka usaha.







